Jember – Berwisata ke Jember selama 3 hari 2 malam kini semakin praktis dengan memanfaatkan penerbangan menuju Bandara Notohadinegoro. Wisatawan dapat memilih rute penerbangan dari Surabaya atau Jakarta menuju Jember sebagai opsi tercepat, lalu melanjutkan perjalanan dengan transportasi daring atau angkutan umum yang tersedia di sekitar bandara. Konsep backpacker tetap bisa diterapkan meski naik pesawat dengan membawa ransel ringkas, memilih jadwal penerbangan pagi, serta memanfaatkan penginapan dan kuliner yang ramah kantong. Hari pertama dapat difokuskan untuk eksplorasi kota, wisata kuliner, dan menikmati suasana malam Jember.
Untuk akomodasi murah meriah, wisatawan dapat memilih hotel atau penginapan seperti Hotel Nusantara, Hotel Sulawesi, Luminor Budget, atau penginapan melati di sekitar pusat kota dan kawasan kampus yang tarifnya terjangkau. Lokasi-lokasi ini strategis karena dekat dengan kuliner dan mudah dijangkau transportasi daring. Soal makan, Jember dikenal dengan sajian khas yang ramah di dompet, seperti nasi langgi, pecel gudeg, rawon, tahu tek, hingga kuliner legendaris seperti Bakso Kabut, Soto Ayu, dan jajanan di sekitar Alun-Alun Jember yang cocok untuk backpacker.
Hari kedua dan ketiga dapat dimanfaatkan untuk wisata alam dan edukasi yang murah namun berkesan. Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo menjadi destinasi favorit dengan panorama laut selatan yang ikonik, sementara Pantai Payangan menawarkan pemandangan bukit dan laut dari ketinggian. Wisata edukatif seperti Kampung Batik Jember, Jember Fashion Carnaval Center, dan perkebunan kopi di kawasan Panti atau Silo juga menarik untuk dikunjungi. Dengan perencanaan sederhana, memanfaatkan transportasi daring, serta memilih penginapan dan kuliner hemat, wisata ke Jember naik pesawat tetap bisa dinikmati secara praktis, efisien, dan ala backpacker.